Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Harga Tanah di Mempawah Melonjak Drastis, Investor Mulai Serbu Kawasan Industri

cek disini

Proyek Industri Kian Masif, Harga Tanah di Mempawah Melonjak Drastis — Warga Nikmati Dampak Ekonomi

Info Mempawah- Kabupaten Mempawah kini tengah menjadi sorotan publik. Dalam beberapa bulan terakhir, harga tanah di kawasan strategis seperti Sungai Kunyit dan Jongkat melonjak tajam hingga lima kali lipat dari harga sebelumnya. Fenomena ini tak lepas dari masifnya pembangunan kawasan industri dan pelabuhan internasional di wilayah tersebut.

Jika beberapa tahun lalu harga tanah hanya berkisar Rp80 ribu–Rp100 ribu per meter, kini nilainya melonjak drastis hingga mencapai Rp400 ribu bahkan Rp500 ribu per meter, terutama di sekitar kawasan Pelabuhan Internasional Kijing dan Kawasan Industri Mempawah (KIM).

“Sekarang banyak orang luar datang mencari lahan. Harga tanah langsung naik tinggi. Kami yang dulunya tidak menyangka, sekarang banyak yang dilirik investor,” ujar Ahmad, warga Desa Sungai Kunyit Laut, Kamis (16/10/2025).


Kawasan Industri Jadi Magnet Baru Investor

Kenaikan harga tanah ini menjadi bukti bahwa Mempawah tengah bertransformasi menjadi pusat industri baru di Kalimantan Barat. Pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan akses pelabuhan, jembatan, hingga proyek konektivitas logistik membuat permintaan lahan meningkat signifikan.

Banyak investor mulai mengincar lahan kosong untuk dijadikan gudang logistik, perumahan pekerja, hotel, hingga kawasan komersial. Bahkan sejumlah pemilik tanah memilih untuk tidak menjual cepat, menunggu harga terus naik.

“Kalau dulu tanah kami tidak ada yang lirik, sekarang setiap minggu ada saja orang datang nawar. Tapi kami juga belajar untuk tidak tergesa-gesa,” tambah Ahmad.

Harga Tanah di Mempawah Melonjak Drastis, Investor Mulai Serbu Kawasan Industri
Harga Tanah di Mempawah Melonjak Drastis, Investor Mulai Serbu Kawasan Industri

Baca Juga : Sabu 5,49 Gram Disita! Penggerebekan di Anjongan Bongkar Jaringan Narkoba


Dampak Ekonomi Mulai Terasa

Seiring beroperasinya Pelabuhan Internasional Kijing, geliat ekonomi masyarakat mulai terasa. Banyak warga berinisiatif membuka usaha baru, mulai dari penginapan, warung makan, bengkel, hingga jasa transportasi.

Pendapatan warga sekitar meningkat, dan lapangan kerja informal pun tumbuh pesat. Tidak sedikit pendatang dari luar daerah ikut mengadu nasib di kawasan industri ini.

“Sejak ada proyek pelabuhan dan kawasan industri, warung kami jadi ramai. Banyak pekerja yang makan di sini. Omzet meningkat dua kali lipat,” ungkap Siti, pemilik warung makan di kawasan Sungai Kunyit.


Pemerintah Awasi Tata Ruang dan Kompensasi Lahan

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mempawah, Suyatno, mengatakan bahwa lonjakan harga tanah adalah indikasi pertumbuhan ekonomi yang positif. Namun, ia menegaskan pemerintah daerah tetap mengawal agar pembangunan tidak merugikan masyarakat kecil.

“Kami mendorong investasi, tapi tetap memperhatikan kepentingan warga lokal. Tata ruang harus jelas, kompensasi lahan harus adil, dan peluang kerja harus terbuka lebar,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah juga tengah menyiapkan regulasi penataan lahan agar spekulasi harga tanah tidak terlalu liar dan tidak merugikan masyarakat pemilik tanah asli.


Target Jadi Kawasan Industri Strategis

Kawasan Industri Mempawah (KIM) digadang-gadang menjadi salah satu pusat industri strategis di Kalimantan Barat, didukung pelabuhan bertaraf internasional, infrastruktur logistik modern, serta akses langsung ke jalan nasional dan jalur distribusi utama.

Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi Burdadi, menyebutkan bahwa dua kecamatan—Sungai Kunyit dan Jongkat—telah ditetapkan sebagai zona prioritas pengembangan industri. Pemerintah daerah menargetkan kawasan ini menjadi magnet investasi besar dalam beberapa tahun ke depan.

“Dengan adanya KIM dan Pelabuhan Kijing, Mempawah bukan lagi hanya kota persinggahan, tapi akan menjadi pusat aktivitas industri, perdagangan, dan logistik Kalimantan Barat,” ujarnya optimistis.


Ribuan Lapangan Kerja Baru di Depan Mata

Pemerintah juga memperkirakan hadirnya kawasan industri akan membuka ribuan lapangan kerja baru, baik untuk tenaga kerja lokal maupun pendatang. Sejumlah perusahaan nasional dan internasional telah menyatakan minat untuk berinvestasi di kawasan tersebut.

Bagi masyarakat setempat, perkembangan ini menjadi peluang emas untuk meningkatkan taraf hidup. Namun pemerintah juga mengingatkan pentingnya meningkatkan keterampilan SDM lokal, agar tidak tertinggal dalam arus investasi besar-besaran.

“Peluang ini harus dimanfaatkan masyarakat. Pemerintah siap mendukung dengan pelatihan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Suyatno.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *